Skip to content

Apa Kata Media Internasional Tentang Jabatan Baru Ahok?

Kabar Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) bakal menjadi Komisaris Utama Pertamina sudah dipastikan oleh Menteri BUMN Erick Thohir. Rencananya penetapan Ahok sebagai komut (Komisaris Utama) Pertamina akan dikonfirmasi pada saat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Senin besok (25/11/2019). Tak hanya ramai diberitakan di dalam negeri, berita tersebut juga banyak diangkat oleh media-media mancanegara.

Media luar negeri memberitakan jabatan baru Ahok

Media Prancis Agence Frence-Presse atau AFP, memberitakan hal ini dengan tajuk Jakarta ex-governor tapped for job at state energy firm Pertamina: reports. AFP memulai ulasannya dengan menyatakan bahwa Ahok pernah terjerat kasus penistaan agama hingga dihukum penjara selama dua tahun.Tugas barunya sebagai orang nomor satu Pertamina memberinya wewenang untuk memonitor kinerja eksekutif pada perusahaan energi terbesar itu yang kerap didera skandal korupsi.

Sebagaimana yang dilansir oleh AFP, Ahok yang kelahiran Manggar, Bangka Belitung tersebut adalah gubernur non-Muslim pertama yang dimiliki Jakarta pada 50 tahun terakhir.AFP juga memberitakan bahwa sosok Ahok sangat dekat dengan Presiden Jokowi serta merupakan pejabat pertama togel singapore hari ini yang akan keluar yang berasal dari etnis Tionghoa.AFP menambahkan bahwa Ahok memperoleh banyak dukungan karena upayanya membersihkan korupsi di Jakarta serta membenahi ibukota Indonesia tersebut.

Tak hanya media Prancis, Media Jepang Nikkei Asia Reviews juga mengangkat berita tentang Ahok berjudul Former Jakarta governor makes comeback in prominent Pertamina role. Dalam uraiannya, media tersebut menyatakan bahwa politisi PDI-P tersebut  sebagai komisaris utama akan mengawasi serta memberi masukan dewan direksi.

Ahok digadang-gadang dapat mengatasi skandal korupsi pada perusahaan plat merah yang kerap disebut “Negara dalam Negara” itu. Nikkei Asia Reviews juga mengutip pernyataan Erick Thohir bahwa dirinya memerlukan sosok yang dapat melakukan gebrakan dan itu adalah Ahok.”Kami membutuhkan seseorang yang bisa melakukan gebrakan.Kami butuh sosok penggebrak itu,” kata Erick Thohir saat mengumumkan Ahok.

Sebagaimana dilansir oleh Euronews, media Reuters mengangkat berita penunjukan Ahok tersebut dengan judul World Convicted Christian politician to oversee Indonesia’s Pertamina. Sebagaimana yang dilaporkan Reuters, peristiwa tersebut adalah momen penting Ahok kembali menduduki jabatan public setelah keluar dari penjara di Bulan Januari lalu.Media tersebut juga memberitakan bahwa keputusan menteri BUMN tersebut memang ditentang beberapa pihak namun Erick Thohir tetap bertahan pada keputusannya.Yang bersangkutan menegaskan untuk memberi pihaknya waktu untuk bekerja dahulu untuk melihat hasilnya.

Berikutnya Harian Singapura The Straits Times memilih tajuk Former Jakarta governor returns to public office dalam reportasenya. The Straits Times menyatakan bahwa selama masa jabatannya sebagai gubernur Ahok berupaya melawan korupsi dan kemerosotan kesehatan masyarakat. Hasil karyanya antara lain transparansi system pengeluaran tahunan pemerintah provinsi. Dengan begitu masyarakat dapat turut memonitor serta memberikan masukan sesegera mungkin bila ada pengeluaran yang terlihat tak masuk akal.

Alasan menteri BUMN memilih Ahok

Sebagaimana yang telah disinggung sebelumnya, menteri BUMN menyatakan membutuhkan sosok penggebrak untuk menuntaskan rangkaian target Pertamina. Ini antara lain meningkatkan kapasitas kilang serta memangkas impor energy. Selain itu Politisi 53 tahun tersebut diharapkan dapat membenahi internal perusahaan energy terbesar tersebut.

Pertamina memang kerap mendapat kritikan akan birokrasinya yang tak efektif karena terlalu gemuk. Lumbung uang Indonesia pada tahun 60 hingga 90-an tersebut juga rawan dilanda korupsi. Yang terbaru adalah kasus korupsi Bambang Irianto yang dibongkar oleh KPK atas keterlibatannya dalam dugaan suap jual beli produk kilang Pertamina dan minyak mentah.

Read more
Categories:AHOK
Sidebar