March 16, 2018

Terpuruk, Kiper Stoke City Optimis Masuk Timnas Inggris

Liga Primer Inggris terus memanas dengan beberapa klub perebutkan poin untuk meraih gelar juara. Namun, beberapa klub lain juga harus berjuang agar tidak tersingkir tergradasi. Paling tidak, yang perlu khawatirkan akan gradasi adalah Stoke City. Klub ini terus berada dalam keadaan yang terpuruk. Namun, bagi sang kiper, Jack Butland, dia masih memiliki harapan paling tidak agar pemain Togel online Stoke City bisa dapatkan klaim tim nasional Inggris di ajang Piala Dunia nanti.

Masih ada Harapan Untuk Stoke City

Bagi Jack Butland, kesempatan besar itu masih ada. Dia mengatakan bahwa jika penampilan Stoke City bagus selama run-in, maka hal ini akan meningkatkan klaim untuk menjadi bagian dari timnas Inggris-nya. Ini adalah semangat  yang bagus dan perlu ditularkan kepada seluruh pemain Stoke City untuk meningkatkan permainan sebelum kesempatan itu hilang.

Jack Butland juga mengatakan bahwa dia sangat antusias dengan tantangan untuk mencoba menjadi kiper No 1 Inggris pada ajang paling bergengsi, Piala Dunia. Bukan tidak mungkin jika dia dapat menampilkan permainan yang apik, dia akan masuk kualifikasi kiper timnas Inggris untuk laga di Piala Dunia nanti. Namun, sepertinya ini tidak akan mudah. Butland harus berlatih lebih keras lagi.

Faktanya saat ini, gawang yang dijaga oleh Jack Butland tidak selamanya aman. Saat ini, Stoke berada di urutan kedua dari bawah klasemen sementara Premier League dengan West Brom berada paling bawah dan Crystal Palace berada di atasnya. Ya, meski ada beberapa hasil yang bagus dari penampilan Butland, dimana dia juga dipandang sebagai salah satu pilihan utama untuk kiper timnas oleh manajer Inggris Gareth Southgate.Artinya, Butland memiliki kesempatan itu.

Harapan Untuk Main di Piala Dunia

Pemain yang berusia 24 tahun tersebut mengatakan kepada media olahraga bahwa dia sepenuhnya fokus untuk membantu Stoke tetap bertahan, namun dia juga mengakui Piala Dunia Rusia 2018 juga selalu berada di belakang pikirannya. Dia bahkan mengatakan; “Tidak mungkin bisa abai.Ini adalah tahun Piala Dunia.”Ini menegaskan bahwa Piala Dunia selalu berada dalam pikirannya dan dia tidak bisa mengabaikan hal itu.

Dia menjelaskan; “Tidak mungkin untuk tidak mengarahkan pandangan dan melihat sesuatu tentang Piala Dunia atau mendengar sesuatu tentang Piala Dunia.Itu (Piala Dunia) ada dalam pikiran Anda, ini adalah sesuatu yang saya sukai.Saya berharap bisa menjadi bagian dari itu – tapi saya selalu mengatakan bahwa tidak terjadi jika saya tidak tampil di pertandingan minggu ini, minggu ini untuk Stoke dan bermain di level tertinggi.”

Dia juga melanjutkan; “Untuk berada di skuad Inggris, Anda harus bermain bagus dan standar Anda harus sampai di atas sana. Jadi bagi saya hal yang paling penting adalah memperbaiki diri, sebaik mungkin untuk Stoke dan, jika saya bisa melakukan itu dan mengarahkan kita menjauh dari zona degradasi, itu akan membawa hal-hal positif ke (menjadi bagian timnas) Inggris.”

Butland tahu ada banyak kompetisi untuk bisa mengenakan jersey timnas Inggris dari pemain seperti Joe Hart kiper West Ham dan Jordan Pickford kiper Everton.Memang tidak mudah, tetapi dia masih optimis.Dia mengatakan; “Anda menghadapi pemain (berkualitas) tinggi yang tampil bagus, tapi saya suka kompetisi, selalu mendorong saya di klub atau level internasional, dan saya siap menghadapi tantangan.”

Read more
March 15, 2018

Rilis 1 Maret 2018, ‘NINI THOWOK’ Film Horor Natasha Wilona

Geliat industri film Indonesia memang mencatat raihan luar biasa sejak tahun 2016. Peningkatan jumlah penonton yang signifikan bahkan membuat penonton  film nasional menembus 40 juta orang di penghujung 2017. Genre yang ditawarkan pun semakin beragam dan kualitas yang dijanjikan semakin meningkat. Tak heran kalau banyak pesinetron yang tergiur ingin bermain film, seperti salah satunya, Natasha Wilona lewat NINI THOWOK.

 

Diangkat dari kisah masyarakat Jawa Tengah, NINI THOWOK berpusat pada karakter Nadine (Natasha Wilona) yang mendapat warisan keluarga berupa losmen di daerah Solo setelah neneknya, Eyang Marni (Jajang C Noer) meninggal dunia. Nadine pun pergi ke Solo untuk mengurus losmen keluarga tapi malah bertemu dengan banyak kejadian mistis. Hingga akhirnya Nadine membuka kamar yang sudah lama tertutup dan menemukan boneka Nini Thowok. Menurut cerita rakyat, Nini Thowok adalah boneka raksasa seperti Jelangkung perempuan yang digunakan sebagai media untuk berkomunikasi dengan arwah.

 

Penasaran, Nadine pun mencari tahu siapakah pemilik awal losmen keluarganya. Diapun menemukan fakta bahwa losmen mereka merupakan peninggalan keluarga Tionghoa bermarga Oei. Nyonya Oei (Gesata Stella) meninggal dunia di losmen itu setelah mencari-cari anak perempuannya yang hilang. Boneka Nini Thowok sendiri terbuat dari batok kelapa dan berpakaian perempuan dengan ukuran fisik setinggi manusia. Sehingga banyak yang meyakini kalau Nini Thowok jauh lebih mengerikan daripada Jelangkung..

 

Menjadi Nadine yang merupakan peran utama, Wilona mengaku tak mendapat gangguan berarti saat syuting film horor. Hanya saja pacar pesinetron Verrel Bramasta itu mengaku ‘ditemani’. Karena rupanya di lokasi syuting ada banyak sekali pemain yang mengalami hal-hal di luar nalar hingga membuat dirinya gemetar saat pemain poker online lain menangis ketakutan melihat sesuatu di belakang dirinya.

 

Tembus 2 Juta Penonton, Wilona Makan Jengkol

 

Merupakan film debut horor di mana dirinya jadi pemeran utama, Wilona yang meskipun takut, berusaha untuk tetap profesional. “Kalau perasaan takut sih ada saja. Apalagi kalau seandainya lihat ada bentuk-bentuknya, aduuuh… Cuma aku pribadi, memang suka film horor jadi pas ditawari film ini, excited,” cerita Natasha penuh semangat. Bahkan demi mendongkrak jumlah penonton, Wilona berjanji bakal makan jengkol jika NINI THOWOK tembus dua juta penonton. Sebuah janji berani karena Wilona sangat tak menyukai jengkol.

 

Tayang sejak 1 Maret 2018 kemarin, NINI THOWOK telah menembus 100 ribu penonton yang merupakan raihan positif. Apalagi NINI THOWOK dirilis bersamaan dengan proyek ambisius Falcon Pictures, BENYAMIN BIANG KEROK yang memasang aktor papan atas, Reza Rahadian. Bahkan sekalipun harus beradu dengan BENYAMIN BIANG KEROK, Ronny Irawan selaku produser dari TBS Films tak gentar. Menurut Ronny, NINI THOWOK dan BENYAMIN BIANG KEROK memiliki genre berbeda dan film horor punya pasar tersendiri.

 

Karya Produser ‘TUSUK JELANGKUNG’

 

NINI THOWOK memiliki makna spesial bagi sutradara Erwin Arnada. Karena ini adalah proyek comeback Erwin ke industri film nasional sekaligus debutnya sebagai sutradara. Sekedar informasi, Erwin sebelumnya dikenal luas publik sebagai produser film TUSUK JELANGKUNG (2002), dan JELANGKUNG 3 (2007). Hampir 11 tahun lamanya Erwin absen membuat film horor, kini dirinya kembali dan duduk di bangku sutradara.

 

Erwin yang pernah dipenjara karena kasus dugaan pornografi majalah Playboy Indonesia, merilis film RUMAH DI SERIBU OMBAK (2012) berdasarkan novel yang dia tulis saat dibui. Film ini sukses besar dan masuk sembilan nominasi Festival Film Indonesia 2012.

Read more